• SMA NEGERI 1 AMFOANG SELATAN
  • Sekolahku, masa depanku

Sekilas tentang Liga Pelajar 2022 (Tim SMANTAS)

Tahun ini, khususnya di NTT memprogramkan sebuah kegiatan yang diperuntukan untuk pelajar tingkat SMA / SMK. Kegiatan dimaksud adalah Liga Pelajar, tujuannya untuk melatih keterampilan dasar siswa dalam olahraga, mengembangkan minat dan bakat, membangun kepercayaan diri dan kerja sama tim. Nah, ternyata Liga Pelajar ini perdana di adakan di NTT.

Di SMA Negeri 1 Amfoang selatan ketika mendapatkan informasi ini, Bapak Pimpinannya kami menyampaikan kepada Guru Olahraga untuk mempersiapkan siswa dalam ajang dimaksud. Guru olahragapun merespon baik informasi yang disampaikan oleh Bapak Pimpinan. Kemudian mempersiapkan siswa untuk turut serta.

Setelah persiapan kurang lebih dua minggu, saatnya untuk mereka bertanding pada tahap pertama. Ini menjadi pertandingan pertama yang akan digelar setelah 3 tahun dihalangi oleh pandemi corona virus disease 2019. Tahap I Pertandingan ini dimulai dari tingkat kabupaten, dan karena Kabupaten Kupang sangat luas sehingga pertandingannya dibagi lagi per zona. Pada zona Amfoang dikemas dalam memperebutkan piala camat Amfoang Tengah. Waktu pelaksanaannya, tanggal 21-25 Mei 2022, bertempat di Lapangan sepak bola Kecamatan Amfoang Tengah.

Pembukaan kegiatan ini berlangsung tanggal 21 Mei 2022 dan diikuti oleh semua peserta dari setiap sekolah yang ada di zona Amfoang. Luar biasa sekali, antusias dari setiap peserta untuk bertanding pada ajang ini. Melihat fisik dari setiap peserta, timbul lah kekuatiran jika Tim SMANTAS bisa saja akan gugur di babak pengisihan.  Rasa kuatir ini seakan menantang, tetapi kami berpikir positif saja bahwa pertandingannya bukan untuk mengukur fisik tetapi untuk mengukur skill. Menang atau kalah di setiap kali pertandingan yang akan berlangsung, kami siap menerima kenyataan. Ketika menang, itu menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik pada pertandingan berikutnya. Ketika kalah, menjadi bahan koreksi bagi tim untuk diperbaiki tetapi yang pastinya jangan dulu menyerah selagi masih diberi kesempatan.

Sekalipun dalam fisik peserta dari tim SMANTAS seakan tidak dipercaya untuk menang dalam pertandingan, tetapi mereka terus berusaha untuk menunjukan skill yang dimiliki sekalipun tidak maksimal. Luar biasa sekali, kerja sama dan usaha dari tim paling imut ini dalam menggiring bola, seperti mereka menggiring bulpen pada sebuah catatan masa depan mereka dan mengoperkannya pada sasaran yang tepat (teman seTim) dari setiap sudut lapangan, seperti mereka mulai menentukan sasaran cita-cita mereka yang tepat dari sudut SMA Negeri 1 Amfoang Selatan saat. Sebab, bukan ASAL sepak terbang di udara, tapi mata kaki harus mempunyai insting dalam mengelola bola tersebut seperti membangun hubungan persaudaraan yang kokoh di antara warga sekolah.

Pertandingan terus berlangsung, dan babak pengisihan pun selesai. Bersyukur sekali masih lolos ke babak semi final dan kemudian sampai juga ke final. Yah, mereka membuktikan jika usaha mereka belum maksimal, belum yang terbaik tapi paling tidak mereka sudah berjuang sejauh ini. Babak Final selesai, tim SMANTAS berada pada peringkat ketiga. Ini menadi satu prestasi yang di ukir bagi Almamater. Mendaki tidak sampai ke puncak, menurun pun tidak harus sampai ke lereng. Angka tiga menjadi tolak ukur dan pengingat, jika sudah jauh berjalan kedepan tetapi perjalanan masih harus terus berjalan. Masih banyak yang harus dibenahi dengan harapan untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Demikan lah kisah dan kasih yang diukir dari tim SMA Negeri 1 Amfoang Selatan (SMANTAS), kiranya terus bersambung pada kesempatan berikut, agar ceritanya diperpanjang lagi sepanjang garis khatulistiwa.

 

Oleh : Sely M. Djumetan, S.Pd

Guru di SMAN 1 Amfoang Selatan

Komentari Tulisan Ini